Krim retinoid hanya digunakan di malam hari, karena sangat sensitif pada sinar UV.

 Merokok. Kandungan nikotin dapat menyebabkan pembuluh darah di lapisan luar kulit menyempit. Kondisi tersebut membuat aliran darah ke kulit terganggu, sehingga kulit kekurangan oksigen dan nutrisi. 4000 lebih zat kimia pada rokok juga dapat merusak kolagen dan elastin, sehingga mempercepat munculnya keriput.

Ekspresi wajah. Kebiasaan dalam mengekspresikan wajah juga dapat menyebabkan keriput. Tiap kali seseorang memasang ekspresi wajah, seperti mengernyitkan dahi atau menyipitkan mata, otot wajah akan membentuk lekukan di bawah permukaan kulit. Sejalan bertambahnya usia, otot wajah akan kehilangan kelenturannya, dan lekukan akan makin terlihat.

Selain yang sudah disebutkan di atas, munculnya keriput juga dapat dikaitkan dengan beberapa faktor, seperti:

- Keturunan

- Kekurangan melanin

- Perubahan hormon

- Penurunan berat badan.

- Pengobatan Keriput

Terdapat beberapa metode untuk menangani keriput, salah satunya adalah dengan obat-obatan, seperti:

- Retinoid. Retinoid merupakan turunan vitamin A yang dikenal efektif dalam menangani keriput dan penuaan kulit. Retinoid bekerja dengan cara menetralisir radikal bebas yang dapat memicu kerusakan kolagen, jenis protein penting yang membuat kulit sehat dan tampak muda. Di samping itu, retinoid juga dapat merangsang produksi kolagen.

Agar mendapat hasil yang diinginkan, akan lebih baik bila pasien terlebih dahulu berkonsultasi ke dokter. Dokter akan meresepkan retinoid yang tepat, sesuai kebutuhan pasien. Pada umumnya, dokter akan meresepkan krim retinoid dengan kandungan tretinoin.

Krim retinoid hanya digunakan di malam hari, karena sangat sensitif pada sinar UV. Pastikan untuk selalu menggunakan tabir surya dan pakaian yang melindungi kulit saat beraktivitas di siang hari, untuk menghindari efek samping seperti kulit terbakar. Penting untuk membaca aturan pakai dan melakukan patch test sebelum menggunakan produk perawatan kulit, termasuk krim retinoid. Hal ini untuk mencegah reaksi alergi pada kulit.

- Asam alfa hidroksi (AHA). AHA adalah kelompok asam alami yang dapat ditemukan dalam buah, seperti asam laktat atau asam glikolat. AHA bekerja dengan cara mengangkat lapisan atas sel kulit mati, dan meningkatkan ketebalan lapisan kulit bagian dalam.

- Antioksidan. Antioksidan adalah senyawa yang berfungsi mencegah atau memperlambat kerusakan sel. Senyawa ini dapat ditemukan secara alami pada sayuran dan buah-buahan, atau pada suplemen buatan. Beberapa contoh antioksidan adalah betakaroten, lutein, serta vitamin A, C, dan E.

- Pelembap biasa. Pasien juga dapat menggunakan krim antikeriput yang dijual bebas. Akan tetapi, krim-krim tersebut tidak menghilangkan keriput, namun hanya menyamarkannya.https://berlcosmetic.co.id/

Manfaat Madu untuk Wajah Membuat Kulit Tampak Cerah Alami

Madu tidak hanya membantu menambah cita rasa makanan, tetapi juga salah satu bahan alami terbaik yang disukai kulit Anda. Manfaat madu bisa diaplikasikan pada wajah lebih dari yang bisa Anda bayangkan.salimah slim

Dari melembabkan dan mengeksfoliasi kulit, hingga menyembuhkan bekas luka dan mencegah tanda-tanda penuaan dini. Madu adalah bahan ajaib yang dibutuhkan oleh kulit.

Madu adalah antiseptik alami yang menyembuhkan kulit dengan cepat. Sifat antibakterinya membantu menghilangkan bakteri dan kuman dari kulit Anda. Sifat anti-inflamasinya mengurangi peradangan kulit yang memicu jerawat dan sarat dengan antioksidan.

Itulah mengapa, madu digunakan di sejumlah produk kecantikan seperti lip balm, masker wajah, pelembab dan sampho. 

Madu mentah dikemas dengan komponen yang bermanfaat bagi kulit, terutama jika memiliki kondisi kulit berjerawat atau autoimun seperti eksim atau psoriasis. Bahkan pertumbuhan berlebih jamur candida dapat dikontrol dengan mengoleskan madu ke kulit.

Mengutip dari healthline.com, madu mentah dapat membantu menyeimbangkan bakteri pada kulit. Sehingga madu menjadi produk yang bagus digunakan untuk jerawat. Madu mempercepat proses penyembuhan sel-sel kulit.

Jika Anda memiliki eksim, madu yang tidak dipasteurisasi dapat mempercepat penyembuhan dan mengurangi peradangan. Madu Manuka sangat efektif menyembuhkan luka dengan cepat sehingga sering digunakan oleh dokter dalam perawatan klinis.

Madu mentah juga merupakan eksfoliator alami, yang berarti mengaplikasikannya ke wajah Anda akan menghilangkan kulit yang kering dan kusam.

1. Membersihkan Pori-Pori

Madu mengandung sifat antioksidan, antibakteri dan antiseptik yang membantu membuka pori-pori kulit, membersihkannya dan membantu menghilangkan komedo. Manfaat madu untuk wajah lainnya adalah bahwa madu adalah obat untuk masalah kulit terbesar dan paling umum, jerawat.

Madu merupakan bahan yang luar biasa dalam memerangi jerawat dengan mencegah pori-pori Anda dari minyak dan kotoran. Menggunakan madu pada wajah secara teratur juga akan menjaga kulit Anda tetap terhidrasi sehingga warna kulit menjadi lebih bersih, cerah dan awet muda.

Manfaat madu untuk wajah lainnya adalah sebagai eksfoliasi. Madu bertindak sebagai eksfoliasi alami yang lembut pada kulit dan membuat Anda memiliki kulit yang lebih cerah.

Namun, ingatlah untuk tidak melakukan eksfoliasi berlebihan karena dapat menghilangkan minyak alami dari kulit Anda. Lakukan eksfoliasi menggunakan madu tidak lebih dari tiga kali seminggu untuk hasil yang efektif.

2. Menghidrasi Kulit

Kulit dehidrasi akan terlihat kusam dan tak bernyawa. Tidak ada perawatan kulit atau produk kecantikan yang dapat memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh dehidrasi. Kehilangan kelembaban dari kulit Anda dapat menyebabkan bercak kering yang kasar dan gatal.

Dalam kasus seperti ini, yang terbaik adalah mengandalkan solusi rumahan alami untuk menghidupkan kembali kulit Anda. Manfaat madu untuk wajah diperoleh karena sifatnya yang menenangkan dan melembapkan.

Madu akan membantu melembabkan kulit Anda sehingga terasa halus, cerah dan bercahaya. Humektan dan emolien alami yang terkandung dalam madu meningkatkan kadar air di kulit Anda dan mengurangi kekeringan. Menggunakan masker wajah yang berbahan dasar madu dapat menghidupkan kembali kelembapan cahaya kulit Anda.

Faktor-faktor lingkungan seperti paparan sinar matahari yang berlebihan, polusi serta kebiasaan gaya hidup tertentu seperti tidur dengan make up dan tidak menggunakan tabir surya dapat menjadi beberapa alasan mengapa kulit Anda menua lebih cepat dari seharusnya.

Penuaan dini telah menjadi fenomena umum di kalangan wanita akhir-akhir ini. Oleh karena itu, penting untuk memberikan TLC ekstra pada kulit Anda untuk mencegah keriput dan garis-garis halus muncul di usia 30-an.

Madu dapat membantu mencegah tanda-tanda penuaan dini. Madu sarat dengan enzim, antioksidan, probiotik, dan nutrisi yang membantu dalam anti-aging.Madu membantu melembabkan dan mengenyalkan kulit. Dan pada saat yang sama juga mencegah kerusakan kulit akibat radikal bebas.

3. Memudarkan Bekas Jerawat

Apa yang lebih buruk dari jerawat? Bekasnya. Jika Anda seseorang yang berjuang untuk menyembunyikan bekas jerawat dengan makeup, bisa beralih ke bahan alami ini.

Manfaat madu untuk wajah yang tak kalah ampuh adalah meminimalkan peradangan dan menyembuhkan kulit lebih cepat. Sifat antiseptik dan antioksidan tidak hanya memperbaiki kulit yang rusak tetapi juga mempercepat proses penyembuhan bekas luka dari jerawat atau jerawat itu sendiri.

Menggunakan tabir surya yang cukup selama musim panas atau ketika bermain di pantai tropis tidak menjamin Anda tidak terkena sunburn. Sinar UV yang keras dapat menyebabkan masalah kulit seperti kulit terbakar, tanda-tanda awal penuaan, peradangan dan bintik-bintik gelap.

Sengatan matahari adalah salah satu masalah kulit yang paling umum karena kita sering lupa untuk mengaplikasikan tabir surya sebelum ber-makeup. Biasanya, kulit wajah lalu menjadi terbakar akibat kelebihan paparan sinar matahari.

Dalam kasus seperti itu, madu dapat digunakan pada area yang bermasalah. Dari memberikan nutrisi ke jaringan yang rusak hingga mengurangi peradangan, manfaat menggunakan madu di wajah adalah menjadikannya salah satu solusi terbaik untuk mengobati luka bakar.

Campurkan satu sendok madu mentah dengan dua sendok gel lidah buaya. Campur dengan baik dan oleskan ke bagian kulit yang terbakar. Campuran ini akan menenangkan kulit Anda dan pada saat yang sama menyembuhkan kulit terbakar.

Krim retinoid hanya digunakan di malam hari, karena sangat sensitif pada sinar UV.

 Merokok. Kandungan nikotin dapat menyebabkan pembuluh darah di lapisan luar kulit menyempit. Kondisi tersebut membuat aliran darah ke kulit...